Skip ke Konten

Sulvinajayanti Presentasikan Riset tentang Moderasi Beragama Digital pada Konferensi Internasional ICODES 2026

4 Agustus 2026 oleh
Sulvinajayanti Presentasikan Riset tentang Moderasi Beragama Digital pada Konferensi Internasional ICODES 2026
Admin KPI

Prodi KPI- Prestasi akademik kembali ditorehkan dosen dan mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Parepare di tingkat internasional.  Sulvinajayanti, bersama Ramli dan Nais Sri Putri Nur Karomah, mempresentasikan hasil penelitian pada International Conference on Communication in Digital Ecosystem Society (ICODES) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Malang, pada Selasa-Rabu (4–5/08/2026). Konferensi internasional tersebut mengangkat tema besar mengenai transformasi komunikasi dalam masyarakat algoritmik dan menjadi wadah bagi akademisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan riset komunikasi digital.


Pada forum ilmiah tersebut, tim peneliti IAIN Parepare mempresentasikan artikel berjudul "City Identity in the Algorithm: Digital Semiotics of Religious Moderation Content on the Official Social Media Accounts of Tana Toraja Regency Government." Penelitian ini mengkaji bagaimana Pemerintah Kabupaten Tana Toraja membangun identitas kota melalui representasi nilai-nilai moderasi beragama pada akun media sosial resminya, yakni Instagram, Facebook, dan YouTube.

Menggunakan pendekatan semiotika digital, penelitian ini menganalisis berbagai simbol, ikon, tanda, serta narasi visual yang dipublikasikan melalui media sosial pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten-konten tersebut secara konsisten menghadirkan pesan toleransi, solidaritas antarumat beragama, serta pelestarian kearifan lokal sebagai bagian dari strategi branding daerah di era algoritma digital.

Berbagai simbol budaya khas Toraja, seperti Rambu Solo' dan tradisi Karapasan, tidak hanya ditampilkan sebagai warisan budaya, tetapi juga dimaknai sebagai representasi identitas kota yang inklusif, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai moderasi beragama. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa strategi komunikasi digital pemerintah daerah mampu memperkuat citra Tana Toraja sebagai daerah multikultural yang damai melalui pemanfaatan ekosistem media sosial.

Sulvinajayanti menjelaskan bahwa penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model komunikasi pemerintah daerah dalam membangun identitas kota berbasis nilai-nilai moderasi beragama di ruang digital. "Media sosial pemerintah saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam membentuk persepsi publik melalui konstruksi makna yang dipengaruhi oleh algoritma platform digital," ujarnya.

Selain menjadi ajang diseminasi hasil penelitian, partisipasi dosen IAIN Parepare pada ICODES 2026 juga membuka peluang kolaborasi akademik dengan para peneliti dan perguruan tinggi dari berbagai institusi. Konferensi ini menyediakan kesempatan publikasi pada prosiding internasional serta jurnal nasional terindeks bagi artikel-artikel terpilih.

Keikutsertaan dosen IAIN Parepare pada konferensi internasional ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring akademik global, serta mendorong peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Prestasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang komunikasi digital, media sosial, dan moderasi beragama.

Penulis: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita KPI
Sulvinajayanti Presentasikan Riset tentang Moderasi Beragama Digital pada Konferensi Internasional ICODES 2026
Admin KPI 4 Agustus 2026
Share post ini
Arsip