Prodi KPI – Tiga dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Parepare sukses mencatatkan prestasi akademik bereputasi internasional bersama tim peneliti lainnya dengan mempublikasikan riset berjudul "Memes as a medium for preaching: communicating moderate religious teachings through digital media" pada jurnal terindeks Scopus Q2 (Cogent Social Sciences) pada (24/07/2026).
Riset ilmiah ini ditulis secara kolaboratif oleh ketiga dosen KPI, yaitu Muhammad Qadaruddin, Nining Artianasari, Wahyuddin, bersama Muhammad Ilham Jaya (Dosen PAI IAIN Parepare), serta Mahyuddin dari Centre for Core Studies, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Pencapaian ini mendapat apresiasi tinggi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare, lantaran berhasil melampaui standar tagihan awal yang ditargetkan pada tingkatan SINTA 4 hingga mampu menembus Scopus Q2 dengan efisiensi anggaran bantuan Litapdimas.
Dosen KPI sekaligus Penulis Kedua riset tersebut, Nining Artianasari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian kolaboratif ini. Menurut Nining, pengalaman menembus Scopus Q2 menjadi pelajaran berharga dalam memahami standar publikasi global.
"Sebagai penulis kedua, saya merasa sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari tim peneliti yang berhasil mempublikasikan artikel pada jurnal bereputasi Q2. Pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi yang baik, komunikasi yang intensif, serta komitmen seluruh tim. Pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga, khususnya dalam memahami standar publikasi internasional dan proses penyempurnaan naskah melalui tahapan peer review yang ketat," ungkap Nining.
Nining juga membeberkan bahwa tantangan terbesar selama proses penulisan hingga terbit terletak pada konsistensi penyelarasan gagasan tim serta dinamika merespons masukan dari para penelaah (reviewer).
"Tantangan yang saya rasakan adalah bagaimana memastikan setiap kontribusi dalam penelitian dapat saling melengkapi. Selain itu, proses revisi dari reviewer membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan koordinasi yang baik. Setiap masukan harus didiskusikan bersama agar perbaikan benar-benar menjawab komentar reviewer tanpa mengurangi substansi penelitian. Pengalaman ini mengajarkan bahwa publikasi internasional bukan hanya tentang kemampuan menulis, tetapi juga tentang kerja sama dan kemauan untuk terus belajar," jelas Nining secara mendalam.
Nining berharap capaian ini mampu memantik semangat akademisi lain di IAIN Parepare untuk terus melahirkan karya-karya ilmiah bereputasi dunia.
"Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi dosen dan peneliti lainnya untuk terus meningkatkan kualitas riset dan tidak ragu berkolaborasi. Saya juga berharap budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi semakin berkembang melalui kolaborasi lintas bidang dan dukungan institusi. Ke depan, saya ingin terus berkontribusi dalam penelitian yang tidak hanya menghasilkan publikasi internasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutup Nining.
Prestasi ini menjadi jurnal terindeks Scopus ke-5 yang berhasil diterbitkan oleh para peneliti IAIN Parepare untuk anggaran Litapdimas 2025, sekaligus menjadi bukti nyata penguatan kapasitas akademis dan keilmuan Dakwah serta Komunikasi Penyiaran Islam di kancah internasional.
Penulis: Muhammad Rafi Rafi'udin
Editor: Nur Annisa