Skip ke Konten

Samira Febriani Tampil di Konferensi Internasional ICODeS 2026 Angkat Isu Digital Vigilantism

4 Agustus 2026 oleh
Samira Febriani Tampil di Konferensi Internasional ICODeS 2026 Angkat Isu Digital Vigilantism
Admin KPI

Prodi KPI - Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Parepare, Samira Febriani, sukses menunjukkan kiprahnya di kancah internasional sebagai presenter dalam International Conference on Digital Communication and Society (ICODeS) 2026. Konferensi virtual yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang ini berlangsung selama dua hari, pada Selasa-Rabu, (4-5/08/2026)


ICODeS 2026 mengusung tema "Communication in Algorithmic Societies: Transformation, Ethics, and Participation". Forum ilmiah ini menghadirkan akademisi, praktisi, dan pendidik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk merespons dinamika algorithmic societies, di mana teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sistem otomatisasi telah mengubah pola produksi, distribusi, hingga konsumsi informasi serta berdampak pada etika dan interaksi sosial.


Dalam kesempatan tersebut, Samira mewakili tim peneliti, Nurhakki, Wahyuddin, Hayana, dan Muh. Asril. Ia mempresentasikan hasil riset kolaboratif berjudul "DIGITAL VIGILANTISM IN THE WAKE OF THE COLLAPSE OF PRIVACY: Netnographic Evidence from Comments on Indonesian Infotainment YouTube Channels". Penelitian ini menyoroti fenomena "hakim jalanan digital" (digital vigilantism) di kolom komentar kanal YouTube infotainment Indonesia yang berpotensi melanggar batas-batas privasi seseorang.


Samira mengungkapkan rasa syukur sekaligus tantangan mendalam yang dirasakannya selama berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut. 


"Kesan saya setelah mengikuti Konferensi Internasional ICODES 2026 adalah sangat senang sekaligus deg-degan karena melakukan presentasi menggunakan Bahasa Inggris. Saya senang karena bisa diberikan amanah sebagai presenter untuk mempresentasikan artikel riset ini. Karena mempersiapkan diri untuk presentasi di konferensi internasional, saya jadi lebih mengulik isi artikel dan mulai sangat tertarik dengan isu yang dibahas," ujar Samira.


Ia juga menambahkan bahwa pengalaman tampil di hadapan audiens dari berbagai kampus se-Indonesia merupakan momen berharga untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus menyerukan pentingnya etika berinternet.


 "Garis besar yang saya pahami ialah digital vigilantism ini bisa menjadi jalan seseorang untuk melewati batas privasi orang lain, dan hal ini tidak baik-baik saja. Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti konferensi internasional secara virtual dan merasa sangat antusias. Terakhir, mari kita bangun literasi digital yang lebih matang, literasi yang tidak hanya mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga menanamkan empati, etika, dan penghormatan terhadap batas-batas kemanusiaan di dunia maya," tambahnya.


Partisipasi mahasiswa dan dosen KPI IAIN Parepare dalam ICODeS 2026 ini diharapkan dapat memperkuat tradisi riset di lingkungan kampus, sekaligus memberikan kontribusi pemikiran substantif menuju ekosistem digital yang lebih etis, inklusif, dan berkelanjutan.


Penulis: Nur Annisa

di dalam Berita KPI
# KPI
Samira Febriani Tampil di Konferensi Internasional ICODeS 2026 Angkat Isu Digital Vigilantism
Admin KPI 4 Agustus 2026
Share post ini
Arsip